Ditipu Aplikasi Fintech Ilegal? Berikut ini Cara Melaporkannya


 Ditipu Aplikasi Fintech Ilegal? Berikut ini Cara Melaporkannya

Aplikasi peminjaman uang secara online banyak sekali bermunculan di era serba digital ini. Dengan aplikasi tersebut, Anda akan mendapatkan kemudahan dalam berbagai masalah keuangan. Namun, tak semua aplikasi peminjaman online tersebut aman digunakan. Oleh karena itu, pilihlah fintek terpercaya agar proses peminjaman Anda dapat berjalan dengan mudah dan lancar.

Walaupun sudah banyak sekali aplikasi fintek terbaik yang terdaftar secara legal, namun masih ada saja masyarakat yang tertipu oleh beberapa aplikasi fintech ilegal. Biasanya sebagian dari masyarakat tergiur dengan suku bunga sangat rendah yang ditawarkan oleh fintech ilegal tersebut. Pada kenyataannya, lama kelamaan suku bunga yang dibebankan justru semakin meningkat.

Cara Melaporkan Fintech Ilegal yang Ada

Apabila Anda terlanjur terjebak ke dalam aplikasi fintech ilegal dan merasa ditipu, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk melaporkan fintech tersebut. Cara-cara ini tentu saja sangat berguna, terutama bagi orang awam yang cenderung kurang mengerti mengenai masalah tersebut. Adapun cara melaporkan aplikasi fintech ilegal antara lain adalah:

1.     Melaporkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Hal pertama yang bisa dilakukan untuk melaporkan fintech ilegal yang melanggar hukum adalah dengan melaporkannya pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Anda dapat melaporkan fintech ilegal tersebut melalui berbagai cara yaitu dengan mengirim surat secara langsung, mengirimkan email, menelpon call center OJK, ataupun mengisi form pengaduan pada website

2.     Melaporkan ke Bagian Satgas Investasi pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Cara lainnya yang bisa dilakukan untuk melakukan pelaporan pada pegolah aplikasi fintech ilegal adalah dengan melalui satgas investigasi pada OJK. Satgas investigasi ini merupakan sebuah badan khusus yang dibuat oleh OJK untuk menindaklanjuti kasus-kasus aplikasi fintech yang ilegal dan melanggar hukum.

Nantinya, aplikasi fintech ilegal ini akan diperiksa. Jika terbukti ilegal dan bermasalah, maka satgas ini akan melakukan penutupan atas segala macam aktivitas pinjam meminjam ataupun investasi. Bahkan kemungkinan terburuk adalah aplikasi fintech tersebut akan ditutup secara paksa oleh satgas investasi tersebut.

3.     Melaporkan pada Asosiasi Fintech (AFPI)
Jika merasa dirugikan oleh suatu aplikasi fintech, maka Anda dapat melaporkan aplikasi tersebut pada Asosiasi Fintech (AFPI). Asosiasi ini menyediakan sebuah pos pengaduan mengenai aktivitas pelanggaran oleh aplikasi fintech secara khusus melalui website dan email resminya.

Walaupun cenderung menangani aplikasi fintech yang merupakan anggota asosiasi tersebut, tetapi Asosiasi Fintech (AFPI) juga membuka posko pengaduan masyarakat mengenai fintech ilegal. Hal ini dilakukan untuk membantu masyarakat awam yang merasa tertipu oleh aplikasi fintech yang abal-abal.

4.     Melaporkan kepada Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI)
Anda juga bisa melaporkan beberapa aplikasi fintech yang ilegal dan berbahaya ke Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Yayasan ini merupakan sebuah wadah yang digunakan untuk menampung keluhan dan masalah yang dialami oleh konsumen.

Selain itu, Yayasan ini juga bertanggung jawab dalam melindungi kepentingan konsumen sehingga cocok bila dijadikan sebagai tempat pengaduan. Apabila ingin melakukan pengaduan, maka Anda hanya tinggal mengadukan aplikasi fintech ilegal tersebut secara online melalui website Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

Demikianlah hal yang bisa Anda lakukan apabila terjebak ke dalam kontrak pinjaman uang pada aplikasi fintech ilegal. Jika dirasa telah merugikan, segera melapor ke otoritas terkait, sehingga masalah Anda dapat segera diurus. Selain itu juga agar aplikasi tersebut dapat segera ditutup agar tidak meresahkan masyarakat.